Politik

SAdAP Harapkan Pj. Walikota Makassar Terapkan Manajemen Pemerintahan Dan Transparansi Anggaran Harus Menjadi Prioritas.

Compaksulawesi.com – Makassar : Baru baru ini gubernur sulawesi selatan Nurdin Abdullah melantik Prof Yusran Jusuf Sebagai Pj.Walikota Makassar yang baru menggantikan M.Iqbal Suhaeb.

insert : Photo serah terima jabatan Walikota Makassar dari Penjabat lama M.Ibal Suhaeb kepada Penjabat yang baru Prof.DR.Yusran Jusuf.
insert : Photo serah terima jabatan Walikota Makassar dari Penjabat lama M.Iqbal Suhaeb kepada Penjabat yang baru Prof.DR.Yusran Jusuf.

Satu tahun masa kerja Pj.Walikota Iqbal tentu menyisakan banyak Pekerjaan Rumah untuk Prof Yusran agar dapat membawa Makassar lepas dari pandemi Covid-19 yang melanda Kota Makassar saat ini serta bagaimana mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah yang banyak mendapat sorotan terkait pelaksanaan PSBB dan tidak meratanya pembagian paket Sembako di masyarakat.

Syarifuddin Daeng Punna (SaDaP) mengatakan salah satu ciri pemerintahan yang amanah adalah pemerintahan yang menerapkan manajemen transparansi.

SAdAP pun mengingatkan Pj. Walikota Makassar Prof. Yusran bahwa Manajemen Pemerintahan dan transparansi anggaran menjadi hal prioritas yang harus dibenahi.

Melihat keadaan yang seperti ini Syarifuddin Daeng Punna (SAdAP) mengemukakan pendapatnya terkait pola pemerintahan yang ideal bilamana ingin dipercaya oleh publik.

SAdAP menyampaikan hal ini melalui diskusi via WhatsApp,Kamis (14/05/2020).

“Saya ini senang bertukar pikiran dengan siapa saja, meski saya bukan birokrat tapi sedikit banyaknya saya tahu tentang pemerintahan dan kebijakan publik, sebab manajemen di perlukan untuk mengelola sistem, baik itu secara birokrasi maupun dalam sebuah perusahaan dan saya rasa itu tidak jauh berbeda,” Jelas SAdAP.

SAdAP menerangkan dalam Mengelola sebuah sistem atau manjemen tidak terlepas dari aturan-aturan yang ada, oleh sebab itu diperlukan suatu terobosan yang berkaitan dengan kebijakan strategis yang kontemporer.

Apalagi dalam birokrasi seringkali kita temukan ada perubahan regulasi bila terjadi pergantian kepemimpinan, makanya diperlukan terobosan terobosan baru yang tentu akan menjadi acuan secara umum untuk kedepannya.

Kepemimpinan Prof Yusran sebagai Pejabat Walikota Makassar yang baru, tentu tidak mudah karena masih banyak pekerjaan yang belum dituntaskan oleh pimpinan sebelumnya.

“oleh karena itu menurut saya, penataan sistem manajemen perlu di lakukan untuk mengukur sejauh mana capaian-capaian dari fungsi dan tugas pejabat lama dalam mengelola pemerintahan,” jelasnya.

“Sekedar Saran dari saya untuk Prof Yusran Jusuf selaku Penjabat Walikota yang baru, saat ini pemerintah sudah mesti menerapkan sistem online dalam memonitoring transparansi pengelolaan anggaran ditiap-tiap SKPD, sehingga nantinya masyarakat bisa dengan mudah mengetahui kinerja pemerintah kota dengan dukungan anggaran yang ada, apalagi di masa pandemi Covid 19 ini masih banyak permaslahan yang tumpang tindih termasuk bantuan-bantuan sosial yang menjadi polemik di masyarakat artinya bahwa dengan adanya transparansi ini maka publik akan merasa puas dengan kinerja pemerintah,” ungkap SAdAP dalam diskus online nya.

“Dengan pola seperti ini saya pikir akan menjadi tolak ukur bagi seluruh pemerintahan yang ada di daerah lain, sekali lagi saya ucapakan selamat bertugas buat Pejabat walikota yang baru, Sukses pak Prof,” Tutup SAdAP.(rls/compak)

Editor : Muh.Rizki

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close