Bulukumba

Di Tengah Wabah Covid-19, Karang Taruna Sipakatau Kelurahan Tanete Gelar Diskusi Online

Compaksulawesi.com — Bulukumba — Ditengah wabah Covid-19, Karang Taruna Sipakatau Kelurahan Tanete tetap menggelar diskusi dan menghadirkan pembicara dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonenesia (PMII). Diskusi Karang Taruna Sipakatau Kelurahan Tanete kali ini di gelar melalui online (daring) melalui aplikasi Whatsapp Group, Kamis (21/05).

Diskusi online ditengah wabah covid-19 mengangkat tema Bincang Kemanusiaan di tengah pandemi melihat dari sisi ekonomi yang kemudian menghadirkan seorang pembicara yaitu Muhammad Khidri yang merupakan ketua bidang Keilmuan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia komisariat UINAM cabang Makassar yang juga ketua HMJ Ekonomi Islam Uinam 2019-2020.

“Pelaksanaan diskusi ini lumayan berjalan baik walau di adakan secara daring,” ucap Sadaruddin Rusdi penanggung jawab kegiatan Diskusi Online yang dilakukan KT. Sipakatau.

Dalam prakteknya, diskusi yang dilakukan melalui aplikasi WhatsApp Group (WAG) ini diikuti lebih dari 60 peserta yang berasal dari latar belakang berbeda di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Satu moderator dan satu nara sumber berada di Rumah masing-masing. Sedangkan peserta bisa mengikuti dari rumah masing- masing.

Naulya dwi putri salah satu anggota Karang Taruna Sipakatau Kelurahan Tanete bertanggung jawab menjalankan tugas sebagai pemandu acara diskusi online atau biasa di sebut dengan moderator.

Ketua Karang Taruna Sipakatau Kelurahan Tanete Suriyandi Asbir juga sempat membuka diskusi online tersebut sekaligus menyambut antusias dari para peserta dan menyarankan agar kegiatan kegiatan seperti ini harus bisa terus di lakukan di tengah wabah covid 19 agar pola pikir dan pandangan terhadap sesuatu tidak di batasi denga tagar #dirumahaja.

“saya ingin menyampaikan bahwa kegiatan kegiatan diskusi seperti ini harus bisa terus kita lakukan di tengah pandemi agar pola pikir dan persepsi kita terhadap sesuatu hal tidak dibatasi ruang layaknya raga kita yang sekarang sedang di batasi dengan tagar #Dirumahaja.” ujar Ketua Karang Taruna Sipakatau Kelurahan Tanete yang biasa di sapa Andi.

Pada sesi pertama pembicara memberikan wawasan tentang arti kemanusian dengan berbagai perspektif tokoh dengan tulisan dan sesekali pemateri menjelaskan menggunakan voice chat.

Dilanjutkan, sesi tanya jawab bisa secara voice ataupun tulisan yang kemudian berlangsung lebih dari 1 jam.

“Alhamdulillah diskusi online yang pertama ini lancar dan mendapat banyak respon yang notabene peserta dari kalangan mahasiswa dan pemuda desa. Banyak manfaat dan kelebihan dibanding tatap muka langsung. InsyaAllah nanti akan berlanjut,”tutur Sadaruddin Rusdi. (Darma)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close