Rilis

Bupati Adnan Putuskan Tidak Memperpanjang PSBB Di Gowa, SAdAP : ” Itu Langkah Cerdas Bupati.”

Compaksulawesi – Makassar : Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Forkopimda memutuskan untuk tidak memperpanjang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu disampaikan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, dalam video conference dengan awak media pada beberapa waktu yang lalu,Sabtu (16/5/2020).

Diketahui PSBB di Kab.Gowa berlangsung sejak 4 Mei dan telah berakhir Minggu, 17 Mei lalu. Bupati Adnan menjelaskan keputusan tidak memperpanjang PSBB sudah melalui kajian matang, termasuk setelah melakukan evaluasi.

Kebijakan Bupati ini mengundang komentar dari Ketua Yayasan Pemerhati Kanal Indonesia (YAPKINDO) Syarifuddin Daeng Punna atau yang akrab disapa dengan tagline SAdAP, ia mengapresiasi langkah Bupati Gowa Yang tidak memperpanjang masa PSBB.

SAdAP menilai langkah Adnan sebagai Bupati itu sudah tepat, sebab Gowa adalah gerbang masuknya bahan pangan,hasil kebun dan sayur mayur untuk di distribusi ke Kota makassar.

“Saya salut dengan Keputusan beliau, dengan pertimbangan yang matang serta kalkulasi dampak ekonomi yang akan dirasakan menjadikan keputusan tersebut sebagai langkah cerdas seorang pemimpin.”Jelas SAdAP lewat pesan Whatsapp miliknya,Sabtu (23/5/2020).

PSBB di Kab.Gowa sendiri merupakan upaya pemerintah untuk menekan laju penyebaran virus corona alias covid-19.

Saat ini Gowa tercatat sebagai daerah kedua dengan kasus tertinggi. Total ada 67 pasien positif serta terdeteksi ada 449 orang dalam pemantauan (ODP) dan 211 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Sebenarnya sejak awal diterapkannya PSBB di kabupaten Gowa, sudah banyak keluhan yang disampaikan oleh pedagang kecil di makassar sebab mayoritas bahan dagangan mereka diambil dari penyuplai sayur mayur dari gowa dan takalar,selain itu sebagian besar kebutuhan konstruksi seperti hasil tambang C (Pasir Sugai,Tanah,Batu Cadas dan Batu Merah) untuk pembangunan di kota makassar juga banyak didistribusikan dari kabupaten Gowa,”lanjutnya

SAdAP berharap dengan keputusan cerdas ini, masyarakat bisa beraktifitas perekonomiannya dengan catatan tetap mengikuti prosedur yang di keluarkan oleh pemerintah terkait penanganan Covid 19, Tutup SAdAP.” (Rls)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close