BeritaREDAKSI

Reses Dimasa Pandemi, RISFAYANTI MUIN, Terapkan Standar Protokol Kesehatan

Compaksulawesi – Makassar : DPRD Provinsi Sulawesi Selatan saat ini sudah memasuki Reses Masa Sidang III Tahun Anggaran 2019-2020. Dalam agenda ini, para legislator kembali ke daerah pemilihan masing-masing untuk mengunjungi konstituen serta menerima aspirasi.

Hanya saja reses kali ini tampak berbeda dengan reses sebelumnya, seperti reses yang dilakukan, Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PDI perjuangan, Risfayanti Muin, di tengah pandemi Covid-19 ini kegiatan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.

Reses yang dilaksanakan di Kecamatan Biringkanaya itu, dihadiri dengan jumlah 150 konstituen yang di dibagi menjadi empat sesi pertemuan, tiap sesi dibagi sekitar 40 orang. Setiap warga yang datang diwajibkan melakukan standar protokol kesehatan seperti, memakai masker,melakukan cuci tangan, dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan tetap memperhatikan jaga jarak sesuai dengan standar kesehatan Covid-19.

Dalam reses itu Risfa bertemu bersama, warga sudiang, dan di hadiri oleh beberapa tokoh seperti camat biringkanaya Dr. H. Andi Syahrun Makkuradde SS, SE, Msi, Aparat Bimnas Sudiang, Tim Medis dari Puskesmas Sudiang serta beberapa ketua RT dan Ketua RW

Dalam kegiatan tatap muka ini, RT.1, RW 2, Pak Arsyad yang mempertanyakan soal susahnya air di daerah sudiang ketika memasuki musim kemarau dan Tidak tersedianya Tempat Penampungan Sampah Untuk Warga di wilayah kelurahan sudiang.

Suasana Reses Masa Sidang Ke Tiga DPRD provinsi Sulsel, oleh Legislator Risfayanti Muin.SS.

“Jadi Air ini memang adalah kebutuhan utama kita sehari hari, namun di daerah yang geografisnya seperti di sudiang ini beda dengan kondisi daerah lain, jadi kita harus fikirkan dan antisipasi sebelum masuk musim kemarau,”Ujar Risfa, Senin (15/6/2020).

Lanjut Anggota Komisi E DPRD Sulsel ini menambahkan bahwa ke depannya terkait sumber air ini, akan saya usulkan ke pusat untukv pembuatan sumur bor dan tempat penampungan air di tempat teMpat tertentu, dengan harapan ke depannya warga tidak lagi khawatir kekurangan air saat musim kemarau tiba.

Risfa juga menjelaskan untuk mencegah penularan Covid warga harus patuhi aturan pemerintah.

“Jangan cemas dengan wabah Corona ini, untuk memutus mata rantai corona ini yang perlu dilakukan adalah mari kita bersama-sama memeranginya dengan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak dan harus selalu menjaga daya tahan tubuh,” ucap Sekertaris Fraksi PDI perjuangan DPRD sulsel ini.

Hadi Pandrianto seorang tokoh masyarakat sudiang mengeluhkan perlunya ada perbaikan lorong karena lorong lorong di sudiang banyak yang tergenang air saat musim hujan dan dibutuhkan bantuan penerangan jalan di wilayah Kelurahan Bakung, Kampung Ce’Ole.

“Khusus untuk keluhan Pak Hadi, Saya sarankan untuk segera berkomunikasi dengan warga dan lurah ta untuk membuat surat permohonan ke kepala dinas PU Kota Makassar, di Sini hadir juga Pak Camat mendengarkan keluhan warga, jadi saya juga minta tolong sama Pak Camat tolong di arahkan dan dibantu proses administrasinya untuk persuratan ke Kepala Dinas PU, In Shaa Allah nanti saya bantu kawal suratnya di DPRD,”tutup Risfa. (Riz)

Editor : Muh.Rizki

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close