Bulukumba

HAN 2020: Sekolah Alam Awo’lagading Bialo Adakan Wisuda Angkatan 1 Secara Virtual

Compaksulawesi.com– Bulukumba — Hari Anak Nasional (HAN) dirayakan setiap tanggal 23 Juli. Namun, perayaan HAN tahun ini berbeda dari sebelumnya karena di tengah suasana pandemi Covid-19. Meski dalam situasi pandemi Covid-19, semangat dan usaha untuk melindungi anak-anak Indonesia diharapkan tidak luntur.

Dalam rangka memperingati HAN 2020, Sekolah Alam Awo’ la Gading yang bertempat di Desa Bialo berusaha untuk menghidupkan semangat tersebut melalui serangkaian Kegiatan. Kegiatan diawali dengan melakukan penggalian suara anak (1-5 Juli), dilanjutkan dengan pembuatan karya anak dengan penyelenggaraan berbagai macam lomba, dan puncak acara diadakan dengan publikasi karya anak. Acara tersebut juga dirangkaikan dengan Wisuda Angkatan-I Sekolah Alam.

Puncak acara yang dilakukan secara virtual atau daring yang dibuka oleh Wakil Bupati Bulukumba. Acara ini juga turut dihadir Kepala DPPPA dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba. Berbagai elemen masyarakat juga ikut bergabung, mulai dari Pemerintah Desa Bialo, Instansi Dinas Pemerintah, Organisasi/lembaga Masyarakat, Forum Anak, masyarakat Desa Bialo, orang tua siswa, dan tentunya anak-anak Desa Bialo.

Wakil Bupati dalam sambutannya, mengucapkan selamat Hari Anak Nasional tahun 2020, dan mengajak semua elemen masyarakat untuk memberikan perhatian penuh terhadap anak agar mereka merasa terlindungi dan merasa siap menghadapi tantangan dimasa sekarang dan masa mendatang. “Mari kita lindungi hak-hak anak, agar mereka dapat berbuat untuk Indonesia yang kita cintai khususnya Bulukumba yang kita cintai, lebih baik dibandingkan dengan apa yang kita lakukan saat ini.”

Selain itu, Kepala DPPPA Kab.Bulukumba sangat Mengapresiasi kegiatan tersebut. Beliau berpesan. “Selaku Kepala Dinas, mewakili DPPPA, sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan ramah anak yang dilakukan oleh Sekolah Alam Awo’ la Gading ini, kami berharap ini dapat menjadi contoh praktik baik dan edukatif, dengan penuh harapan semoga kedepannya lebih banyak lagi wadah belajar anak seperti ini sebagai
tambahan dari pendidikan formal.

Kepala Dinas Pendidikan juga menekankan pentingnya perhatian terhadap anak sebagai penerus bangsa. “Sebuah bangsa akan besar jika memiliki sikap besar terhadap anak generasi penerusnya” pungkasnya.

Acara tersebut berlangsung dengan penuh kemeriahan meskipun dalam bentuk virtual. Terlebih ketika publikasi berbagai karya anak-anak Desa Bialo berupa gambar, lagu, poster, video, dan lain-lain. Terlihat antusiasme peserta acara yang bergabung dari rumah mereka masing-masing.

Riskayadi selaku Ketua Sekolah Alam berharap peringatan kali ini tidak mengurangi makna dan perlindungan serta pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus dan aset bangsa. “Mari kita terus mengembangkan jaring pengaman anak, jangan sampai situasi pandemi covid-19 ini mengendorkan bahkan merusak jaring tersebut, mari lindungi anak, dengan begitu kita melindungi masa depan bangsa.” kata dia. (Darma)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close