BeritaPolitik

Terapkan Protokol Covid 19, Risfayanti Muin Sosialisasikan Perda Pemberdayaan Koperasi Dan UMKM Di Kelurahan Tamamaung.


Compaksulawesi – Makassar : Penyebar Luasan Perda No. 7 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan koperasi dan usaha kecil menengah kini di laksanakan oleh legislator PDI Perjuangan Risfayanti Muin,S.Sos di Jl.Sukaria Raya,Kelurahan Tamamaung,Kecamatan Panakkukang, Minggu, (16/8),Pagi tadi.

Kepala Bidang Pengembangan Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi UMKM Provinsi Sulsel, H. Azis Bennu Saat Memberikan Materi UMKM Dalam Kegiatan Sosialisasi Perda No.7 Tahun 2019 Oleh Legislator PDI Perjuangan Risfayanti Muin, S. Sos. Minggu (16/08/2020).

Hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi Dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan,Tokoh Pengusaha Muda dr.Fadli Ananda,Kepala Puskesmas Tamamaung dr.Irma Kusuma, A, M.Kes.

Dalam penyampaiannya, Risfa yang akrab disapa RM ini mengatakan dalam kondisi pandemi covid 19 saat ini banyak usaha usaha UKM bermunculan dan menurut saya perda ini sangat penting di ketahui oleh masyarakat agar dapat menjalankan usaha dan produktif dengan aman dari paparan virus corona.

“dalam keadaan pandemi covid 19 yang saat ini masih menghantui kita yang sedang beraktifitas diluar tentunya masyarakat pelaku usaha UMKM perlu menjalankan protokol kesehatan agar kita dapat menjaga diri serta memutus mata rantai penularan covid 19, Perda Ini sangat penting masyarakat ketahui, dalam perda ini pemerintah sangat mendukung koperasi dan usaha-usaha kecil, bagaimana bentuk dukungan nya yaitu dengan cara memberikan pelatihan dan modal usaha berupa dana hibah kepada masyarakat untuk usaha, bagaimana cara mendapatkannya yaitu dengan mengajukan proposal ke dinas koperasi dan tentunya dengan mengikuti prosedur yang ada. Tentunya tujuan Perda ini untuk mendukung usaha usaha dan koperasi masyarakat dan tentunya untuk mensejahterakan masyarakat,” Ujar Risfa.

Dalam kesempatan yang sama H.Azis Bennu selaku Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi Dinas Koperasi Dan UMKM Provinsi Sulsel menyampaikan bagaimana dengan kehadiran pemerintah UMKM bisa tetap produktif di masa pandemi covid 19 ini.

“hadirnya ibu risfa di sini dalam kapasitasnya sebagai anggota DPRD Provinsi Sulsel menjadi angin segar bagi warga tamamaung, karena beliau menginginkan sosialisasi Perda No.7 Tahun 2019 ini di Kelurahan Tamamaung agar masyarakat di sini bisa semakin produktif di masa pandemi covid 19″ ujar Aziz Bennu, dalam pidatonya.

dr.Fadli Ananda

Sementara itu dr.Fadli Ananda yang secara khusus diundang untuk membagi ilmu serta pengalamannya dalam merintis usaha juga menyempatkan hadir.

Dalam kesempatan yang diberikan dr.fadli ananda menceritakan kisahnya sewaktu kecil yang bermimpi memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Saya berterima kasih karena telah di berikan kesempatan mewakili pengusaha pengusaha muda yang ada di makassar, sewaktu saya kecil saya sering menemukan orang orang yang ingin berobat tapi kadang tidak bisa karena jauhnya fasilitas kesehatan rumah sakit atau puskesmas dari wilayah tempat saya tinggal di kampung dan di saat itu saya pernah bermimpi dan berencana mendirikan klinik untuk masyarakat di kampung, jadi untuk menjadi seorang pengusaha janganki pernah takut untuk bermimpi, karena sukses itu harus kita awali dengan mimpi yang selanjutnya kita lakukan di dunia nyata kita secara tekun dan banyak berdoa kepada Allah Swt,”tutur pengusaha yang sering di sapa dengan nama dr.fade ini.

Memasuki sesi tanya jawab, legislator DPRD Sulsel Risfayanti Muin memberikan kesempatan kepada warga yang ingin bertanya terkait pengembangan usaha UKM Nya.

Mendapat kesempatan untuk bertanya, dua orang bersaudara bernama Indah dan Nurul selaku pemilik UKM Roti Cinnaku’ Bread ini menyambut dengan meminta bantuan kepada pemateri dari Dinas Koperasi dan UMKM tentang bagaimana cara mendapatkan Izin Usaha dan Mengembangkan usaha dengan mendapat bantuan dari pemerintah provinsi.

“Saya senang kalau ketemu dengan anak anak muda yang memiliki jiwa pengusaha seperti adik indah dan nurul ini, untuk mendapatkan ijin usaha itu bisa di urus di kantor kelurahan setempat tapi kalau untuk pengembangannya kita bisa buat saja proposalnya,isi proposalnya itu tentang usaha yang adik mau kembangkan lengkap dengan rencana anggaran biaya yang di butuhkan, besok bawa ke kantor ketemu saya, kalau ada ibu Risfa saya akan kasih hadiah, kelakar pak azis,” Minggu (16/08).

Masih dalam sesi tanya jawab legislator PDI Perjuangan Risfayanti Muin menambahkan upaya pemasaran produk untuk para pelaku UKM yang hadir di sosialisasi perdanya kali ini.

“Untuk pemasaran hasil usaha masyarakat bisa bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Provinsi Sulawesi Selatan, di sana sudah ada hasil usaha kecil yang di bantu untuk bekerjasama dengan kebutuhan usaha perhotelan.” tutup Risfa. (*)

Editor : Rizki

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close