Berita

Sosialisasi Perda, Risfayanti Muin Ajak Pemuda Kelurahan Pampang Bersatu Melawan Penyebaran Covid-19

Risfayanti : Kita Harus Disiplin Memakai Masker, Mencuci Tangan Dan Menjaga Jarak

Compaksulsel.com – Makassar :Legislator Wanita DPRD Sulsel Risfayanti, S.S kembali melakukan sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Kali ini yang disosialisasikan melalui sosialisasi penyebarluasan adalah Perda Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pembangunan Kepemudaan yang berlangsung di kelurahan Pampang, Jumat, (11/9/2020).

Penyebar luasan Perda Pembangunan. Kepemudaan turut dihadiri Drs.Syamsul Bahri Said, M.Si Kabid Kepemudaan Dispora Sulsel, Aiptu Kisman Binmas Kelurahan Pampang, Ayu Wandira Staff Kelurahan Pampang, Ketua RW 01 dan Ketua RT 07 Kelurahan Pampang.

Risfayanti Muin, SS saat berbicara dalam sosialisasi Perda di Kelurahan Pampang, Panakkukan, Jumat (11/09/2020).

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Risfayanti Muin,S.S yang juga adalah Wakil Sekertaris PDI Perjuangan Sulsel, mengatakan, karena daerah kita saat ini sedang dalam masa pandemi covid-19 risfa mengajak kepada seluruh pemuda pemuda untuk bersama sama melawan dan mencegah penyebaran virus corona di sulsel khususnya di wilayah kelurahan pampang kecamatan Panakkukang kota makassar.

“Dalam masa pandemi covid-19 peran pemuda sangatvpenting untuk kita bergotong royong melawan covid , bersatu padu melawan penyebaran virus corona, caranya disiplin melakukan 3 M yaitu Memakai masker ,Mencuci tangan, Menjaga Jarak. dalam memperhatikan pemuda ada banyak hal yang bisa dilakukan pemerintah salah satunya adalah melakukan pelatihan,pembinaan umkm dan keolahragaan”, Ujar legislator PDI Perjuangan ini.

Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan dan Olah Raga Provinsi Sulsel Drs.Syamsul Bahri Said,M.Si selaku nara sumber dalam kegiatan itu menjelaskan, Perda Pembangunan Kepemudaan ini lahir sebagai inplementasi dari Undang-Undang nomor 40 tahun 2009, tentang kepemudaan. Hal sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap Kepemudaan. Dalam Perda ini pula ditekankan kepada aspek perberdayaan dan pengembangan Pemuda.

Syamsul bahri juga menjelaskan bahwa Kategori pemuda indonesia adalah WNI dengan usia 17 sampai 30 tahun.

Pemerintah melalui DPRD provinsi mengapresiasi kegiatan kegiatan pemuda. melalui perda no. 3 thn 2018 sangatlah pantas pemuda mendapat apresiasi dalam mengembangkan potensinya.

“Pemerintah secara resmi dan terbuka memberi kesempatan kepada pemuda untuk memanfaatkan perda kepemudaan ini,membesarkan diri dengan kreatifitas melalui pengembangan diri, ” Ungkap Syamsul.

Dalam sosialisasi perda ini ketua RW.01 Abd.Saleh Rahman menanyakan kepada pemateri, terkait bagaimana cara organisasi pemuda di kelurahan pampang bisa mendapat bantuan pemerintah dalam mengembangkan usaha dan potensi yang ada.

Menanggapi pertanyaan Ketua RW. 01, syamsul bahri said selaku pemateri yang di hadirkan menjelaskan bahwa hal hal seperti bantuan itu ada, tetapi perlu kita ketahui karena semua itu ada aturan aturannya dan syarat syaratnya.(*)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close