Berita

Aksi UNRAS Sampai Tutup Jalan, SAdAP Himbau Mahasiswa Jangan Merugikan Masyarakat Dan Tetap Jaga Kondusifitas Menjelang Pilkada.

Compaksulsel.com – Makassar : Syarifuddin Daeng Punna tokoh masyarakat dan juga merupakan tokoh adat sulawesi selatan ini menyayangkan adanya insiden bentrokan para demonstran dengan aparat keamanan yang terjadi di beberapa daerah.

Pria yang akrab disapa SAdAP ini mengemukakan bahwa terkadang demo atau unjuk rasa menjadi tidak proporsional ketika ditunggangi oleh kepentingan pihak tertentu yang senang melihat kekacauan terjadi dan dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk mengambil keuntungan.

“Silahkan berunjuk rasa tapi tolong jaga stabilitas politik dan keamanan apalagi mendekati momen pemilihan kepala daerah segala kemungkinan yang buruk bisa saja terjadi”, tutur SAdAP. Melalui telepon seluler kepada kontributor compaksulsel.com,Rabu (07/10/2020).

Ia kemudian menambahkan kepada adik-adik mahasiswa agar senantiasa menjaga kultur sipakatau, kasihan kalau akses jalan ditutup, berapa banyak warga yang dirugikan, bagaimana seandainya tiba-tiba ada keluarga kita yang sakit dan harus segera dibawa ke Rumah Sakit tanpa sepengetahuan kita secara tidak langsung itu akan membuat kita menyesalinya dan tentu akan menuai kecaman sebab aksi anarkis justru akan merugikan banyak pihak.

“Saya berharap agar para pengunjuk rasa lebih mengedepankan rasanya ketimbang pikirnya, sebab rasa itu sifatnya manusiawi dan menciptakan kedamaian serta ketentraman”, tambah SAdAP.

Diakhir SAdAP mengajak semua pihak terkait untuk merenungi apa yang terjadi, apalagi dalam kondisi bangsa saat ini yang masih dalam tahap mengembalikan stabilitas ekonomi akibat dampak covid 19, maka harapan saya saling menjaga dan pengertian,tutupnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close