Berita

Risfayanti Muin Sosialisasikan Perda Nomor 7 tahun 2018 Tentang Koperasi dan UKM di Kelurahan Sudiang, Protokol Kesehatan Berjalan Sangat Ketat.

Compaksulsel.com – Makassar : Legislator DPRD Sulsel Dari Fraksi PDI Perjuangan Risfayanti Muin,SS kembali melakukan sosialisasi penyebarluasaan Perda Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil Di Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar pada sabtu 30 Januari 2021 sore.

Risfayanti Muin, SS, Legislator Komisi E DPRD Provinsi Sulsel.

Membuka acara sosialisasi ini risfa menyampaikan niatnya mengapa ia ingin mensosialisasikan perda koperasi dan ukm tersebut.

“Kenapa saya mau mensosialisasikan perda ini karena kita tdk pernah sangka saat ini kita hidup dalam keadaan Pandemi, dalam keadaan pandemi tentu membuat perekonomian kita menjadi mandek. Dalam hal ini saya juga menyampaikan bahwa dalam keadaan ini pemerintah hadir di tengah tengah masyarakat untuk memfasilitasi masyarakat agar tidak terjebak dalam persoalan ekonomi yang di akibatkan oleh pendemi covid-19″ujar wanita yang juga menjabat sebagai sekertaris fraksi PDI Perjuangan di DPRD Sulsel ini.

Anggota Komisi E DPRD sulsel ini menyebut bahwa melalui perda ini, pemerintah sangat mendukung pelaku usaha kecil dan koperasi.

Dikegiatan Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah kali ini Risfayanti Muin menghadirkan H. Zainunddin, SE,MM Kabid Pengembangan Dan Pemberdayaan Koperasi Dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan sebagai pembicara.

Pada penjelasannya Zainuddin mengatakan Bentuk UMKM bukan usaha yang tidak menguntungkan justru bisnis Umkm ini bisa menghasilkan penghasilan yang puluhan juta rupiah.

Tujuan perda ini dibuat untuk Melindungi usahan umkm dan memberikan input pengetahuan dalam pengelolaan untuk membesarkan usaha berbasis UMKM.

“Untuk mengembangkan usaha mikro tentu dibutuhkan inovasi dan kreatifitas” Ujar Zainuddin, Sabtu (30/01/21)

Dinas koperasi dan UMKM saat ini sedang melakukan Pendataan para pelaku usaha yang bergerak di bidang perdagangan secara online.

“Untuk pelaku usaha yang membutuhkan bantuan pemerintah dalam mengembangkan usahanya, saat ini pemerintah menyiapkan bantuan fasilitas perijinan PIRT, Penetapan Merek dan Fasilitas Sertifikat Halal”, Pungkas Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Koperasi Dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan ini.

Dalam sesi dialog seorang warga bernama Ibu refly warga rw 03 menanyakan bagaimana syarat untuk membentuk sebuah koperasi ?

Selaku Narasumber Zainuddin menanggapi pertanyaan ibu refly dengan menjelaskan syarat Mendirikan koperasi yang harus terdiri dari 25 orang anggota sesuai dengan aturan yang dijelaskan dalam Undang Undang nomor 25 tahun 1992.

 

Turut hadir di kegiatan sosialisasi ini beberapa tokoh masyarakat setempat seperti Hj.mantasia sebagai tuan rumah, bapak Yusuf Ketua RW 03,Bapak Patahuddin ketua RW 012 dan bapak Sahabuddin Rt. 01 Rw 03,Babinsa Kelurahan Sudiang , acara sosialisasi ini dilaksanakan dengan penetapan protokol kesehatan yang sangat ketat untuk menghindari penularan covid 19 yang sampai saat ini masih sangat tinggi penyebarannya di kota makassar.

(**)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button