Berita

Sosialisasikan Perda Kawasan Tanpa Rokok, Sekertaris Fraksi PDI Perjuangan Sulsel Risfayanti : Agar Masyarakat Paham Kalau Merokok Juga Ada Aturannya.

Compaksulsel.com – Makassar : Sekertaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Risfayanti Muin kembali turun ke masyarakat untuk melakukan Penyebarluasan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 1 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok, kegiatan ini berlangsung, di Jl.Raya Pendidikan,Blok G4 Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Risfa mengatakan, dia dan 85 anggota DPRD lainnya turun ke masyarakat untuk mensosialisasikan produk hukum daerah. Sosialisasi ini bagian dari tanggung jawabnya sebagai anggota dewan agar Perda yang dihasilkan DPRD dan pemprov diketahui masyarakat.

Risfayanti Muin Berfoto Bersama Warga Peserta Sosialisasi Perda Kawasan Tanpa Rokok, Di Jl.Raya Pendidikan, Kel.Tidung, Kec.Rappocini, Sabtu (13/02/2021)

“Sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat tahu bahwa ada aturan tentang Kawasan Tanpa Rokok. Jangan sampai begitu diberi sanksi, masyarakat kaget karena belum tahu ada aturannya,” jelas perempuan yang akrab disapa ibu Risfa ini.

Melanjutkan Risfa mengatakan Untuk menerapkan pola hidup sehat, perlu dihadirkan kawasan sehat tanpa asap rokok. Demi merealisasikan hal itu, hari ini saya sebagai anggota DPRD provinsi Sulawesi Selatan, memilih mensosialisasikan peraturan daerah (Perda) Provinsi Sulsel No. 1 tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok dihadapan warga kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sabtu (13/02/21).

Dalam kegiatan sosialisasi ini hadir ibu Hj.farlina, S.Si, M.Kes sebagai pemateri.

Dikatakannya, Perda Kawasan Tanpa Rokok sangat penting diketahui masyarakat. Tujuannya, paling utama menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar.

Selain itu juga, jika masyarakat kita faham aturan, akan lebih mudah dalam penerapannya.

“Kawasan tanpa rokok khususnya tempat umum, rumah sakit dan area bermain anak, tempat ibadah,tempat tempat tertutup dan sekolah, Mari kita bersama mengawal regulasi ini, untuk kepentingan kita bersama, “ujarnya.

Sementara itu, Ketua RW 3 Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Fachria Saqinah mengatakan, Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kelurahan Tidung.

“Setelah adanya sosialisi perda kawasan tanpa rokok, ini sangat bermanfaat bagi kami selaku perwakilan pemerintah di tingkat RW dan masyarakat kelurahan Tidung. Khusus kami di kelurahan tidung, penerapan perda itu, akan kami buat ruangan khsusus untuk merokok, bagi warga yang suka merokok di tempat ibadah dan tempat tempat umum“ujarnya.

Dalam sesi tanya jawab seorang warga bernama Nirwana menanyakan kepada pemateri tentang bagaimana keterkaitan rokok dan kelancaran fikiran ?

Menanggapi pertanyaan warga, Hj.Farlina menjelaskan tentang pengaruh rokok terhadapa fikiran manusia.

“Dalam Rokok ini terkandung nikotin dan zat zat adiktif lainnya yang di mana zat zat itu akan menjadi perangsang dalam otak agar fikiran seseorang ini menjadi tenang dan merasa rileks” Ujar Farlina yang hadir sebagai pemateri di kegiatan sosialisasi ini. (Eki)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button