Berita

Dini Hari Tadi KPK Gelar OTT Gubernur Sulsel

SAdAP : Ini Semua Adalah Peringatan Buat Pejabat, Setiap keputusan akan ada konsekuensinya.

Compaksulsel.com – Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Sulawesi Selatan H.M Nurdin Abdullah,M.Agr.

Nurdin Abdullah tertangkap lantaran namanya ikut terseret dalam sebuah kasus persoalan infrastruktur, oenangkapan di lakukan pada Jumat (26/2/2021) dini hari sekitar pukul 23.40 WITA.

Viralnya berita penangkapan orang nomor satu di Sulsel ini tentu menyentak jutaan oerhatian masyarakat dibsulsel bahkan diluar provinsi sulsel salah satunya datang dari pengusaha dan tokoh adat sulawesi selatan Syarifuddin Daeng Punna atau dikenal dengan tagline SAdAP.

Syarifuddin Dg Punna

Ia mengatakan Korupsi adalah perbuatan yang berdampak sistemik terhadap keberlangsungan pembangunan, dan menyebabkan kerugian negara sehingga prilaku korup ini bisa disejajarkan dengan pelanggaran HAM sebab tindakan korupsi adalah tindakan memangkas hak-hak rakyat yang ingin sejahtera, pelaku koruptor sudah menjadi musuh bebuyutan para penegak hukum karena ulah mereka negara bisa dirugikan dan rakyat menjadi sengsara hidupnya.

SAdAP juga menanggapi edaran pesan Whatsapp yang mengatas namakan istri Nurdin Abdullah yang mengatakan

Info dari Nyonya Gub (Ibu Lies)

.. Ijin meluruskan, Bapak Gubernur dijemput di Rujab untuk diambil keteranganx karena yang OTT di RM Nelayan adalah Adc yang notabene dianggap paling dekat dengan beliau dan Pak Edi Sekrt PU. Bapak tidak di tempat saat OTTšŸ™šŸ™šŸ™šŸ™

Ass. Sahabat Dekra yang saya sayangi. Do’akan bapak yaaaa. Tadi pagi bapak didatangi KPK secara mendadak berkenaan dg ada Staff bapak yg menerima dana. Bapak akan dimintai keterangan. Semoga Allah S. W. T memudahkan semuanya. In syaa Allah

Sadap berharap semoga yang dikatakan Ibu Lies itu benar. Sebab di mata masyarakat Sulawesi Selatan bahwa beliau merupakan Gubernur andalan yang sangat dikagumi di Republik ini, khususnya masyarakat Sulawesi Selatan. Dan bila terbukti maka inilah karma yang harus beliau terima, beserta keluarga dan kerabat.

“diatas langit masih ada langit, jadi jangan pernah menyombongkan harta dan jabatan yang kamu miliki karena semua itu hanya titipan yang sewaktu-waktu bisa diambil sang pemiliknya yakni Allah SWT, ” Ujar SAdAP, melalui keterangannya saat menghubungi awak media compaksulsel.com, Sabtu (27/2/2021) siang.

Lanjutnya, Setiap peristiwa pasti ada sebab dan akibat, selain itu perbuatan kita juga selalu ada hikmah dibalik itu semua maka dari itu belajarlah dari peristiwa-peristiwa sebelumnya yang dimana tanpa kita sadari kita telah menyakiti, menghakimi orang lain tanpa membijaksanai maka doa orang-orang itu di ijabah oleh Allah SWT melalui musibah yang di datangkan untukmu.

“Saya percaya adanya Karma, dan bisa jadi musibah yang dihadapi pak gubernur ini ada kaitannya dengan karma, misalnya pencopotan PLT walikota yang baru saja menjabat sebulan, sengketa stadion Mattoangin yang tidak ada gubris untuk mediasi, dan masih banyak mungkin yang tidak disadari telah menyakiti orang lain maka Allah memutar balikkan keadaan dengan diberikannya musibah seperti ini, wallahu alam bissawab, meski demikian kita doakan semoga pak gubernur Nurdin Abdullah diberi ketabahan juga kesabaran dalam menjalani cobaan ini,”tutup SAdAP.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button