Berita

Dukung Program Walikota Danny – Fatma, PD Parkir Makassar Terapkan Sistem Pembayaran Quick Responds Indonesian Standart (QRIS) Untuk Memutus Penyebaran Covid – 19.

Compaksulsel.com – Makassar : Dalam upaya mendukung program pemerintah kota makassar walikota Danny Pomanto dan Wakil Walikota Ibu Fatmawati Rusdi dalam menekan dan mencegah penyebaran virus covid – 19 Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya H.Irham Syah Gaffar,SE melakukan penyerahan ID Card yang telah dilengkapi Barcode yang berfungsi sebagai alat pembayaran jasa parkir kepada perwakilan jukir di ruang direksi yang di saksikan juga oleh petugas dari Bank Sulselbar sebagai mitra kerja samanya pagi tadi.

Hal tersebut merupakan pengimplementasian program Quick Responds Code Indonesian Standar (QRIS) untuk pembayaran jasa parkir di 1.068 titik perparkiran yang terdaftar di PD.Parkir Kota Makassar dilakukan secara bertahap.

H.Irham Syah Gaffar, SE

“Hari kami menyerahkan ID Card yang sudah dilengkapi barcode kepada jukir agar metode pembayaran berbasis QRIS ini dapat langsung di terapkan oleh para jukir kami dilapangan, pada program ini kami melakukan kerja sama kepada Bank Sulselbar karena telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di saat masa pandemi Covid-19, selain itu juga program ini adalah wujud upaya kami dalam mewujudkan program smart city pak walikota dan ibu wakil walikota kita pak Danny Pomanto dan Ibu Fatmawati Rusdi, ujar direktur utama PD.Parkir Makassar Raya H.Irham Syah Gaffar, Rabu, (3/3/2021).

Dengan perluasan kanal sistem pembayaran ini, maka masyarakat mendapatkan beberapa manfaat dari pembayaran menggunakan QRIS. Beberapa manfaat yang didapat adalah konsumen atau masyarakat tidak dikenakan biaya tambahan pada saat melakukan pembayaran parkir menggunakan QRIS.

Selain itu,dengan menggunakan applikasi ini sisi fleksibilitas,akuntabilitas dan Transparansi keuangan dapat kita terapkan dengan mudah karena semua sudah ada dalam aplikasi pembayaran QRIS ini.

“Dengan sistem ini tentu masyarakat telah mendapat metode pembayaran yang cocok di tengah pandemi Covid-19 karena mengurangi risiko kerumunan dengan khalayak ramai serta mengurangi sentuhan terhadap media yang berpotensi terpapar virus, serta mudah dan aman dilakukan dari handphone pribadi masyarakat,” Jelas H.Ilo sapaan Irham Syah, di depan wartawan.

Lanjutnya,di era globalisasi sekarang ini, mau tidak mau kita harus mengarah kepada sistem digitalisasi, oleh karenanya apa yang menjadi gagasan BI untuk kota Makassar dalam mempercepat proses digitalisasi ETP merupakan hal yang sangat penting dan searah dengan program kerja smart city yang diterapkan oleh pemerintah kota makassar.

Ilo pun berharap dengan adanya proses transaksi digital akan mempermudah setiap proses layanan transaksi masyarakat dengan jukir jukir di bawah naungan PD.Parkir.

“Ke depan kita harap tidak ada lagi transaksi menggunakan uang cash, kalau perlu di Kota Makassar transaksi perparkiran semua dilakukan semua secara digital,” tutupnya.(eq)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button