DPRD Jeneponto

Komisi II DPRD Jeneponto Lakukan Kunjungan Kerja Ke Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai

compaksulsel.com – Jeneponto : Komisi II DPRD KabupatenJeneponto melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai terkait pengelolaan tempat pelelangan ikan (TPI) Lappa dan potensi-potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sinjai.

Rombongan dipimpin Ketua Komisi II DPRD Jeneponto Hanapi Sewang, Wakil Ketua Komisi II DPRD Jeneponto Abd. Hafid, Sekretaris Komisi II DPRD Nur Amin Tantu, dan anggota Komisi II DPRD Jeneponto Muhammad, Zainuddin Bata, Salinringi, Halim BK, Mega Yanu Arimbi, Hartono, Nurhadi Junianto.

Selain itu, hadir pula mendampingi Komisi II DPRD Jeneponto yakni dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jeneponto.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Perikanan Tangkap Budiman menerima kunjungan legislator Komisi II DPRD Jeneponto, didampingi Kepala UPTD TPI dan beberapa Staf Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai.

Kabid Pengelolaan Perikanan Tangkap, Budiman menyampaikan, kunjungan anggota DPRD Komisi II DPRD Jeneponto adalah kebanggaan tersendiri bagi kami karena bisa meluangkan waktunya berkunjung ke Kabupaten Sinjai

“Tentunya niat dan tujuan kita bersama insya Allah akan bermanfaat bagi daerah. Potensi penerimaan retribusi tempat pelelangan ikan (TPI) merupakan sektor potensial yang dapat menambah penerimaan pendapatan asli daerah (PAD),” kata Kabid Budiman.

Ia mengatakan, hal tersebut dapat ia gambarkan bahwa Kabupaten Sinjai salah satu Kabupaten yang terletak di teluk Bone memiliki sumber daya ikan yang cukup besar. “Kabupaten Sinjai memiliki pangkalan pendaratan ikan (PPI) Type D yang terletak di Lappa dengan luas 2 Ha, memiliki fasilitas kolam labuh dengan kapasitas sampai 200 unit kapal,” pungkasnya.

“Dalam pengelolaan retribusi TPI yang kami terapkan dalam proses pelelangan ikan yaitu Ikan tuna, cakalang dan tongkol. Karena jenis ikan tersebut sangat potensial di pasaran dan Alhamdulillah setiap tahun target yang diberikan kami melampaui diatas 100 % dan terakhir pada tahun 2020 kami bisa mencapai diatas 750 juta,” terangnya.

Ia menambahkan, aktivitas pelelangan ikan dimulai jam 4 sore sampai jam 10 malam dan dilanjutkan jam 11 malam sampai dengan jam 3 subuh.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button