Politik

SAdAP : Ruh Partai Politik ada pada AD/ART

Compaksulsel.com – Jakarta : Mencermati dinamika politik di Indonesia, Syarifuddin Daeng Punna tokoh masyarakat Sulsel di jakarta ikut mengomentari banyaknya partai politik yang bermunculan.

Tahun 2003 ada 3 Partai Politik yang saya bentuk di Sulawesi dan 2008 ada 2 Partai Politik di Sulawesi Selatan kenangan lalu yang tidak perlu saya sebutkan ucap SAdAP.

Dalam kanca politik nasional, partai politik seharusnya menjadi salah satu pilar kemajuan bangsa dan negara ujar Pria yang akrab disapa SAdAP ini.

Tujuan berpartai bukan saja untuk mengambil posisi strategis dalam menghadapi kontestasi politik, akan tetapi perlunya dorongan perubahan, berpolitik untuk kemajuan dan untuk kemaslahatan ummat.

Saya rasa partai-partai politik yang bermunculan saat ini adalah bagian dari tantangan ke depan, sebab semakin banyak partai politik akan membuat suasana politik akan semakin dinamis, dan kita semua tentunya berharap perpolitikan di tanah air berjalan dengan baik yang tentunya mengedepankan kepentingan bangsa dan negara yang kuat, berkeadilan menuju masyarakat sejahtera.

Yang perlu menjadi catatan bahwa setiap partai memiliki Anggaran dasar dan Anggaran rumah tangga merupakan ruh, juga sebagai aturan main yang menjadi referensi dalam menjalankan aktifitas politik organisasi urai SAdAP.

Perubahan dalam Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dilakukan melalui forum musyawarah atau kongres dengan melibatkan semua pendiri, kader dan anggota pengurus dari tiap daerah. Dalam pemukatan yang di bangun, perubahan AD/ART seringkali menjadi tarik menarik kepentingan di dalamnya, terjadi perbedaan pendapat menjadi sesuatu hal yang biasa saja oleh sebab itu semua partai politik harus memiliki komitmen dengan melibatkan semua pendiri partai dalam merumuskan arah perjuangan partai politik dengan melahirkan aturan main yang disepakati.

Saya juga berharap agar partai politik yang baru dibentuk tidak terpolarisasi dengan isu perpecahan, maka dari itu musyawarah dan mufakat sebagai langkah yang proporsional jika konflik di tubuh parpol itu terjadi, tanggalkan ego masing-masing dan lakukan konsolidasi, koordinasi dan komunikasi insya Allah dapat terselesaikan, cukup partai-partai yang berkonflik dan terpecah belah kita jadikan referensi agar tidak terjadi di partai yang baru muncul saat ini tutup SAdAP.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button