DPRD JenepontoPemkot Makassar

Berniat Tingkatkan Pelayanan Publik, Komisi 1 DPRD Jeneponto Konsultasi Pelayanan Di Kantor Kecamatan Rappocini Makassar.

Compaksulsel.com – Makassar : Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto mengunjungi Kantor Kecamatan Rappocini dalam rangka konsultasi dan koordinasi terkait inovasi pelayanan.

Komisi 1 DPRD Jeneponto di terima oleh H. Ismail abdullah S.STP (Sekertaris Camat Rappocini Kota Makassar).

Rombongan DPRD Jeneponto diikuti anggota komisi I yaitu Islam Iskandar, Drs.Syamsul Kamal, MM, Hardiyanti ST, Sumarni, Sariyono. SP dan Didis Suryadi.

“Kunjungan Komisi 1 DPRD Jeneponto di Kantor Kecamatan Rappocini ini sebagai koordinasi dan konsultasi terkait program inovasi pelayanan,” Ungkap Sri Wahyuni Kasubag Humas Dan Protokol DPRD Jeneponto.

Pada kegiatan ini Pemerintah Kota Makassar melalu Sekcam Kecamatan Rappocini memberikan gambaran terkait inovasi inovasi pelayanan pemerintah kota makassar yang sudah sangat maju dan modern.

Ismail Abdullah juga menyampaikan bahwa Kecamatan Rappocini membawahi 14 kelurahan.

Masing masing lurah mendapat anggaran sebesar Rp 400.000.000,-pertahunnya untuk digunakan dalam pelaksanaan program program pemerintah kota makassar

Demi menciptakan percepatan dalam pelayanan publik pemerintah kecamatan rappocini membuka 4 loket pelayanan diantaranya adalah loket Penerimaan berkas,loket Perubahan alamat (kk akte kelahirani ijasah terakhir), loket Pencatatan email dan no HP dan loket Pengambilan kartu keluarga atau surat pindah.

Selain itu Sekcam Rappocini ini juga menyampaikan kepada Anggota Komisi 1 DPRD Jeneponto bahwa Saat ini kecamatan rappocini memiliki armada khusus sebagai penunjang keberhasilan programnya seperti 110 unit fakuda,14 unit mobil tangkasa, 3 unit truck, 2 unit mobil container,Satgas kebersiha sebanyak 280 orangg se kecamatan rappocini dgn gaji perorang sebesar Rp 2.300.000 perbulan dan diberi baju seragam satu pasang setiap tahunnya.

“Sebagai motivasi dalam menjalankan dan mensukseskan pemerintah kota juga menganggarkan setiap RT RW mendapatkan insentif Rp 1.000.000 perbulan,setiap rumah di kenakan biaya retribusi Rp 15.000 perbulan dan terakhir adalah Memperkuat sistem pelayan motor lorong (SIPELOR)”Pungkas Sekcam Rappocini ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button