PD Parkir

Parkiran Grand Toserba Tanjung Bunga Disinyalir Jadi Biang Macet, Dirut PD Parkir Sayangkan GMTD Yang Tidak Mau Bekerja Sama.

Compaksulsel.com – Makassar : Belum genap sebulan, pusat perbelanjaan Grand Toserba yang berada di jalan protokol Metro Tanjung Bunga Makassar, menjadi sorotan dan keluhan masyarakat yang melintas. Pasalnya, lahan parkir supermarket tersebut dianggap sebagai biang kerok terjadinya kemacetan.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pusat perbelanjaan yang di maksud.

Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar Abdi Asmara, yang didampingi sejumlah Anggota Komisi, yakni H. Muklis A Misbah, A Pahlevi, Andi Suharmika, Anwar Faruq, Fasruddin Rusli, serta Kepala Bidang Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kota Makassar Karyadi Karsa, dan Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Makassar Syafran, meninjau langsung lokasi parkiran sekaligus menegur pihak pengelola Supermarket Grand Toserba.

“Kunjungan ini merupakan teguran sekaligus edukasi bagi pengusaha agar lebih peka dalam menanggapi keluhan masyarakat. Kami berharap, pihak pengelola supermarket agar segera melakukan penertiban terkait lahan parkir yang menggunakan badan jalan. Serta adanya ketidaksinkronan bangunan gedung dengan perencanaan. Ini mengakibatkan kemacetan dan mengganggu arus lalu lintas.” Ungkap Abdi Asmara saat dimintai keterangan oleh awak media, Kamis (01/04/2021).

Sementara itu, Kepala Bidang Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kota Makassar Karyadi Karsa mengatakan, pihak pengelola Supermarkaet Grand Toserba melakukan perubahan yang semula direncanakan sebagai lahan parkir itu menjadi tempat sejumlah barang.

“Ini tempat parkir sepeda. Menurut gambar, itu lahan parkir tapi digunakan sebagai tempat barang.” Ucap Karyadi.

Farid, Kepala toko Supermarket Grand Toserba Metro Tanjung Bunga Makassar, yang menerima kunjungan anggota Komisi C DPRD Kota Makassar tersebut menyampaikan bahwa, pihaknya akan segera melakukan pembenahan agar kedepannya tidak ada lagi teguran seperti ini.

“Kami akan segera melakukan pembenahan terkait keluhan masyarakat ini. Semoga kedepannya bisa lebih baik dan teratur.” Ujar Farid.

Menindak lanjuti Hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) Anggota Komisi C DPRD kota Makassar Kamis 1 April 2021 terkait banyaknya keluhan masyarakat,Pasalnya lahan parkir supermarket Grand Toserba yang terletak di Jln. Metro tanjung Bunga dianggap sebagai biang kerok terjadinya kemacetan.

Menanggapi hal tersebut jajaran Direksi PD.Parkir Makassar Raya langsung melayangkan surat Baik ke Managment Grand Toserba Maupun ke Pihak GMTD untuk kooperatif terkait dengan pengelolaan dan penataan parkir yang ada di kawasan Tanjung Bunga.

Saat dikonfirmasi Senin 12 April 2021, H.Irham Syah Gaffar Dirut PD.Parkir Makassar Raya mengatakan bahwa Pasca Sidak yang di lakukan Oleh teman-teman Komisi C DPRD Kota Makassar sekaitan dengan lahan parkir Grand toserba jl.Metro tanjung bunga yang tidak memadai sehingga tidak jarang pengunjungnya menggunakan Bahu jalan sebagai tempat parkir yang tentu mengakibatkan kemacetan.

“Kami langsung melayangkan surat ke Managment grand toserba maupun pihak GMTD untuk kooperatif sekaitan dengan pengelolaan dan penataan parkir yang ada di wilayahnya”, Ujar H.Irham.

Melanjutkan H.Irham mengatakan bahwa ketika nantinya pihak GMTD mau kooperatif menyerahkan dan bekerja sama dengan PD.Parkir Makassar Raya tentang pengelolaan dan penataan parkir di kawasan metro tanjung bunga,Maka kami yakin dan percaya hal-hal seperti ini akan kita minimalisir,sebab pasti akan kami maksimalkan fungsi pengawasan,penataan dan pengendaliannya.

Namun sangat di sayangkan pihak GMTD belum mau menyerahkan bahkan bekerja sama dengan PD.Parkir Makassar Raya karena menurutnya Area Parkir Khususnya di Lokasi Ruko Hingga saat ini masih dalam pengelolaan PT.GMTD dalam hal ini di kelola oleh Devisi Town Managment.

“Mohon maaf untuk sementara kami belum bisa melakukan kerjasama pengelolaan parkir sebab Area parkir,khususnya di lokasi Ruko hingga saat ini masih dalam pengelolaan kami dan belum di serahkan ke Pemerintah kota,bahkan Fasum dan Fasos Selain Jalan Metro tanjung Bunga masih dalam pengelolaan PT.GMTD,ungkap Maulana Akbar yang juga Kadiv Town Managment.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button