Berita

SAdAP : Saya Berharap Surat Edaran Satgas Covid 19 Ditinjau Kembali

Compaksulsel.com : Kebijakan Menteri Perhubungan tentang mudik mendapat apresiasi yang positif dari berbagai kalangan, tak terkecuali Tokoh Masyarakat Sulsel di Jakarta Syarifuddin Daeng Punna.

Menurut Pria yang akrab disapa SAdAP ini, bahwa kebijakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi adalah keputusan yang tepat, mengingat kerinduan masyarakat dengan kampung halamannya tidak terbendung lagi sebab ini kali kedua Idul Fitri dimasa Pandemi covid 19. Menurutnya langkah yang diambil pemerintah dengan memberikan keringanan kepada masyarakat dengan mengeluarkan kebijakan tidak ada larangan mudik namun dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.

“Tentu kami sebagai masyarakat menyambut baik langkah pemerintah melalui kebijakan tersebut, namun belakangan muncul surat edaran Satgas covid 19 Nomor 13 Tahun 2021 perihal Peniadaan mudik lebaran dengan alibi pengendalian penyebaran covid 19. Entah apakah edaran ini benar atau hanya hoax”,Ujar SAdAP.

Hal ini tentunya dianggap bertentangan dengan kebijakan yang dikeluarkan kementerian perhubungan, sehingga saya menilai bahwa Satgas Covid 19 tidak jeli dalam mengeluarkan edaran, bisa saja tanpa melalui koordinasi yang baik antar institusi. Olehnya itu saya berharap agar hal ini di diskusikan kembali oleh para pemegang kendali kebijakan tersebut, jangan sampai karena persoalan ini akan merusak nama presiden Jokowi dimata Masyarakat.

Seharusnya para penyelenggara negara mengutamakan apa yang menjadi keinginan masyarakat dan jangan mengedepankan ego dalam mengambil keputusan, lakukan secara proporsional dengan melibatkan instanti yang berwenang lainnya dalam hal ini kementerian perhubungan yang memiliki kewenangan dalam mengeluarkan kebijakan tersebut.

Intinya bahwa dalam suatu pemerintahan, setiap kebijakan yang akan di keluarkan harusnya melalui kordinasi, dirumuskan bersama-sama sehingga tidak membingungkan Masyarakat.

“Saya berharap jika benar informasinya, agar Surat Edaran Satgas Covid 19 untuk di tinjau kembali dengan duduk bersama pihak kementerian perhubungan, dengan melihat dampak yang ditimbulkan SE (Surat Edaran) Satgas Covid 19 pasca kebijakan menteri perhubungan yang tidak melarang untuk mudik”, tutup SAdAP.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button