Makassar

Tahun 2022, Truk Dilarang Masuk Kota

Aktivitas gudang dan truk di dalam kota bakal dilarang. Truk akan dialihkan ke outher ring road.

Pelarangan aktivitas gudang dan truk kembali diwacanakan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Akan tetapi, kali ini Pemkot Makassar tidak akan berjalan sendirian. Akan didukung penuh Pemprov Sulsel.

Kebijakan larangan aktivitas gudang dalam kota sebenarnya tertuang dalam Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 93 tahun 2005. Begitupun dengan larangan truk pada Perwali Nomor 94 tahun 2013.

Akan tetapi, kebijakan ini tak kunjung berjalan. Sebab, akses khusus belum bisa disiapkan. Akan tetapi, Pemprov Sulsel sudah mengusulkan pembangunan ruas jalan outher ring road yang menjadi solusi dari masalah tersebut.

“Mamminasata Outher Ring Road menjadi menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan di Kota Makassar. Ruas ini menghubungkan utara dan selatan Sulsel yang kemudian terkoneksi dengan Makassar New Port,” kata Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Nantinya aktivitas truk dari kawasan pergudangan tak perlu lagi mengakses jalan-jalan kota. Cukup melalui jalur tersebut. Kepadatan kendaraan di dalam kota pun diharap bisa terurai. “Kalau anggarannya tak besar kami siap mengerjakan proyek itu. Tetapi, ini kebutuhannya pasti banyak,” sambungnya saat Musrenbang Kota Makassar, di Hotel Claro, kemarin.

Ada beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan Pemprov Sulsel. Selain konstruksi, juga mengenai pembebasan lahannya. Pembangunannya bakal menghabiskan biaya tidak sedikit. Karena itu, usulan ini sudah disampaikan ke pemerintah pusat. Saat Presiden RI, Joko Widodo berkunjung ke Sulsel.

“Perencanaan sudah mulai berjalan. Kami belum mengetahui secara pasti berapa estimasi kebutuhannya,” jelasnya. “Karena DED nanti dan pelaksanaannya dari pusat. Bisa saja nanti outher ring road mengambil pesisir yang tidak butuh banyak biaya. Pastinya keinginan kami truk apalagi yang ke New Port tidak lagi melalui kota, bahaya,” harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, rencana pembangunan jalur lingkar luar itu memang diinisiasi provinsi. Mereka yang mengusulkan agar ada akses Mamminasata yang terhubung langsung dengan MNP. Saat ini, pihaknya sementara merencanakan jalur iner ring road.

Akses jalan layang mulai dari fly over-CPO-Pelabuhan Soekarno Hatta-MNP. Proyek itupun diklaimnya sudah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat dan mulai perencaan tahun ini. “Lingkar luar, setelahnya. Kami sudah sampaikan ke menteri. Nantinya ketika ada pembebasan lahan, kami siap untuk menuntaskannya,” bebernya.

Apabila akses ini tuntas, ia sangat yakin masalah truk dalam kota bisa teratasi. Apalagi kehadiran tol layang, sudah membuat lalu lintas di pusat kota terurai. Truk pun rata-rata lebih pilih naik ke atas jalan layang, karena tidak macet. Meski begitu, penindakan intensif atas penyelesaian masalah truk dalam kota baru dimulai 2022.

Menurutnya kehadiran truk disebabkan karena aktivitas gudang dalam kota. Sebetulnya, dia sudah bertekad menertibkannya. Hanya saja, tak cukup waktu untuk menuntaskan masalah tersebut. “Kemarin perpindahannya telah berjalan. Cuma saya kehabisan waktu, setelah ditinggal dua tahun, saya kembali lagi. Makanya kami akan benahi 2022,” bebernya.

Ia pun sudah menyiapkan area tempat gudang terpadu di kawasan Biringkanaya. Para pemilik gudang pun sudah bersedia pindah. “Cuma itu tadi saya kehabisan waktu untuk menuntaskan masalah ini,” kuncinya.(*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button