Berita

Ratusan Imam Masjid Dan Tokoh Agama Di Luwu Utara Terima Vaksinasi Covid – 19.

Compaksulsel.com – Makassar : Ratusan tokoh agama dan imam masjid di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, divaksin Covid-19.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Luwu Utara I Komang Krisna mengatakan, tokoh agama masuk dalam sasaran priorotas vaksinasi tahap ketiga.

“Salah satu yang menjadi sasaran perioritas vaksinasi tahap ketiga adalah tokoh agama maupun imam masjid,” kata Komang, Sabtu (17/4/2021).

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Luwu Utara, Komang Krisna.

Komang menuturkan, tokoh agama termasuk imam masjid sudah mendapat vaksin 172 orang.

“Dari 172 tokoh agama yang divaksin, 50 persen lebih itu adalah imam masjid,” terang dia.

Ia menuturkan, pemberian vaksin kepada tokoh agama sengaja dipercepat.

Lantaran aktivitas mereka yang cukup padat selama bulan Ramadan.

“Apalagi saat ini sodara kita umat muslim sedang melakukan ibadah puasa, makanya pemberian vaksin untuk para tokoh agama maupun imam masjid secepat mungkin kita lakukan,” tambah dia.

Imam Masjid saat diberikan suntikan vaksin covid-19.

Setelah tokoh agama divaksin, diharapkan mereka bisa mengedukasi masyarakat.

Supaya masyarakat mau dan tidak takut disuntik vaksin.

Serta tetap memberlakukan protokol kesehatan dalam beribadah.

“Kita sangat harapkan para tokoh agama maupun imam masjid nantinya bisa menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat beribadah,” tuturnya.

Selain tokoh agama, vaksinasi juga menyasar kalangan lansia.

Saat ini sudah 272 lansia yang divaksin, 11 diantanya bahkan telah mendanpatkan vaksin dosis kedua.

Tak hanya itu, pendidik atau guru juga tetap menjadi perioritas.

“Sejauh ini sudah ada 1.738 pendidik yang divaksin dan 1.233 yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua,” jelasnya.

Komang juga menyampaikan peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam memerangi penyebaran Covid-19 yang masih terjadi.

Begitupun dalam rangka menyukseskan vaksinasi.

“Kita harap masyarakat juga aktif, misalnya ada lansia di sekitar mereka itu dilaporkan ke pemerintah setempat, agar petugas terbantu mendeteksi keberadaan lansia kita,” pungkasnya. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button