Politik

Jelang Muswil PPP Sulsel, Pakar Nilai Aras Masih Terbaik

Compaksulsel.com – Makassar : Sejumlah pakar politik menilai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan, Muhammad Aras masih merupakan calon ketua yang terbaik dibanding figur lainnya.

Pakar politik dari Universitas Hasanuddin, Dr Andi Lukman Irwan mengatakan tantangan berat yang akan dihadapi PPP pada kontestasi pileg 2024 mendatang. Karena itu elit partai ditingkat pusat harus mampu memilah dan memilih figur yang mampu mendongkrak elektoral sehingga performa partai tidak menjadi lemah.

“Lemahnya performa partai politik disebabkan oleh beberapa faktor, seperti rendahnya kualitas pola rekrutmen dan mekanisme kaderisasi dalam tubuh partai politik. Kadang yang tumbuh dan berkembang pesat adalah menguatnya politik kekerabatan dan juga memunculkan kader secara instan yang masih belum memiliki pengalaman politik yang mumpuni,” kata Andi Lukman, Rabu 28 April 2021.

Oleh karenanya, elit DPP diingatkan untuk tidak menjadikan kontestasi kepemimpinan PPP Sulsel sebagai ajang uji coba bagi figur yang belum memiliki pengalaman kepemimpinan politik yang teruji. Apatah lagi Sulsel merupakan barometer kekuatan politik untuk kawasan timur Indonesia.

Terpisah, Pakar Politik Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr Abdi juga menilai Muhammad Aras sebagai figur pemimpin terbaik di PPP Sulsel selama ini dan ke depan.

Seorang ketua partai, jelasnya, wajib menjadi cerminan seorang panutan, pengayom, pemersatu, pemilik daya tarik elektoral pemilih, cendekia, berpengalaman, dengan rekam jejak prestasi yang baik.

Parameternya adalah keterpilihan dirinya sendiri dan akumulasi banyaknya peningkatan Anggota Dewan yang didudukkan dalam periode kepemimpinannya.

“Dan yang terpenting pula adalah harus ada peningkatan persentase Anggota Dewan yang berhasil menjadi Ketua DPRD di Kabupaten atau Kota. Oleh sebab itu, apabila PPP Sulsel akan memilih Ketua, maka harus mempertimbangkan dengan cermat variabel kapasitas kematangan, kapabilitas, kompetensi leadership, elektabilitas, termasuk akseptabilitas dirinya pada masyarakat terkhusus kepada warga PPP dan simpatisannya yang terkenal agamis religius selama ini,” tuturnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button