Hari Buruh Internasional

Peringatan May Day, Kadisnaker Makassar Hadir Di Tengah Ratusan Buruh Yang Berunjuk Rasa.

Compaksulsel.com – Makassar : 

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Makassar, Andi Irwan Bangsawan melakukan pemantauan aksi hari buruh atau May Day, di Flyover, Jl Pettarani, Kecamatan Panakukang, Makassar, Sabtu (1/5/2021).

Disana, terlihat Andi Irwan membagikan puluhan dos masker kepada massa aksi, dan mengimbau agar peserta aksi tetap menjaga keamanan, atau tidak anarkis.

Irwan juga melakukan sosialisasi terkait tiga sub dari Makassar Recover, yaitu imunitas kesehatan, adaptasi sosial dan pemulihan ekonomi.

Andi Irwan Bangsawan, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar.

“Jadi kami dari pemerintah kota makassar sudah melakukan komunikasi dengan beberapa teman teman dari serikat pekerja,” ujar Irwan.

“Dan sudah seminggu terakhir ini kami melakukan kunjungan ke perusahan – perusahan, untuk kampanye hari buruh,” lanjutnya

Dalam seminggu terakhir, Irwan menjelaskan jika pihaknya bersama Apindo dan serikat pekerja, juga telah melakukan sosialisasi di perusahan-perusahaan.

“Jadi kami bersama Apindo dan serikat pekerja turun ke lapangan dan perusahan, mensosialisasikan makassar recover, pembayaran THR keagamaan, itu yang kita lakukan,” jelasnya.

Ia pun menegaskan, kehadiriannya di lokasi aksi sebagai bentuk kepedulian pemerintah kota makassar, terhadap kaum buruh.

“Jadi disini kami memantau langsung peringatan hari buruh, sebagai bukti bahwa Pemerintah selalu bersama dengan pekerja,” tutupnya.

Sementara Humas Aliansi Aksi May Day Makassar, Ferian Erlangga membeberkan, diperkirakan akan ada sekitar 100 massa dari 12 serikat buruh, yang mengikuti aksi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar Andi Irwan Bangsawan Membagikan Puluhan Dos Masker Kepada Pekerja Yang Sedang Berunjuk Rasa Di Hari Peringatan May Day, Sabtu (01/05/2021).

“Titik kumpul di Flyover, lalu bergerak menuju titik aksi di depan DPRD Provinsi Sulsel,” ujarnya

Pihaknya pun akan mengangkat tema, Pemuda Mahasiswa, Berjuang Bersama Kaum Buruh.

“Isi tuntutannya ada dua, pertama bebaskan Eben, korban kriminalisasi Polda Sumatera, dan kedua cabut Undang-undang Cipta Kerja beserta aturan turunannya,” jelasnya.

Ia juga menyoroti politik upah murah yang menurutnya, merupakan sistem usang yang masih diterapkan negara beberapa elit.

“Sehingga melahirkan kesenjangan – kesenjangan Upah Minimum Provinsi (UMP), dan terus meroketnya harga kebutuhan pokok, tanpa dibarengi kenaikan Upah yang signifikan,” terangnya

Karena masih masa pandemi Covid-19, Ferian Erlangga memastikan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Iya, tetap kita perketat prokes Covid-19,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Sulawesi Selatan, Andi Malantik mengatakan, juga akan turun melakukan aksi peringatan May Day.

“Kita titiknya kumpulnya di Flyover, kurang lebih ada 400 orang,” katanya.

Setelah itu pihaknya akan menyampaikan aspirasi langsung ke kantor pemerintah dan wakil rakyat.

Setelah itu, ia juga akan menggelar bakti sosial, serta buka puasa bersama buruh.

“Kemudian kita akan ke panti asuhan, dan mendatangi masyarakat yang belum punya pekerjaan,” bebernya

Pada peringatan May Day 2021 ini, pihaknya masih menuntut penolakan terhadap pengesahan Omnibus Law UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

“Sekaligus beserta aturan pokoknya yang saat ini masih berada di Mahkamah Konstitusi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button