Politik

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Persiapkan Diri Jadi Gubernur Sulsel.

"Persiapkan diri sejak dini untuk menjadi pemimpin masa depan".

Compaksulsel.com – Makassar : Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengungkapkan kesiapannya apabila suatu waktu diberikan kepercayaan dan amanah oleh masyarakat untuk memimpin Sulawesi Selatan.

Hal itu diungkapkan Adnan dalam dialog interaktif di program Salam Ramadan Cerita Indonesia dengan Pimpinan Redaksi IDN Times, Uni Lubis, pada Rabu (12/5/2021) lalu.

“Saya ini adalah orang yang mempersiapkan diri. Saya yakin bahwa tongkat estafet kepemimpinan itu akan jatuh kepada usia-usia seperti saya. Usia millennials seperti saya,” ungkap Adnan.

Adnan mengaku, kesiapan menjadi seorang pemimpin harus dibarengi dengan kesadaran dan kerja keras untuk mengasah kompetensi di level yang lebih tinggi, termasuk jika kelak dipercaya menjadi gubernur Sulsel. Terlebih menurutnya, tidak semua orang memiliki kesiapan menerima amanah tersebut.

“Nah kalau dia siap, maka dia harus mengembangkan kompetensi yang ada dalam dirinya. Saya, orang yang mempersiapkan diri. Persoalan itu akan jatuh ke tangan saya atau tidak yang penting saya sudah mempersiapkan diri,” ujarnya.

Adnan mengaku, sejak kecil dirinya punya cita-cita menjadi pemimpin dan selalu bersikap optimistis. “Kalau berbicara cita-cita kalau ditanya dulu, adalah menjadi presiden RI. Jadi kalau misalnya tidak kesampaian jadi presiden, jatuhnya di bintang-bintang,” ucapnya.

Pada level tertentu dalam konteks jabatan menurutnya, setiap orang akan terpacu untuk berbuat lebih baik. Apalagi, bila masyarakat sudah percaya. “Sehingga ketika amanah itu diberikan dan rejeki dari Allah itu diberikan kepada saya, saya posisinya siap untuk menerima itu,” jelasnya.

Sikap optimisme itu, lanjut Adnan menjadi motivasi agar bisa berbuat lebih baik lagi di kemudian hari. “Tapi kalau pun tidak, saya tidak masalah sama sekali. Karena menurut saya, jalan menuju Roma itu masih banyak. Tidak hanya melalui satu jalur saja, masih banyak jalur-jalur yang lain,” imbuhnya.

Di sisi lain, Adnan bahkan mengulas ringkas soal perjalanannya ketika hendak maju dalam pemilihan kepada daerah di Gowa pada 2015 lalu. Kala itu dia diberikan tanggung jawab oleh almarhum ayahnya yang juga mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo.

Adnan diminta untuk tidak terlalu terbebani menyusun strategi politik dan kampanye dalam pertarungan untuk menduduki kursi jabatan tertinggi pemerintahan di Gowa. Dia hanya diminta untuk memahami tugas pokok dan fungsi seorang kepala daerah.

“Saya diminta pelajari tugas dan tanggung jawab kepala daerah, menyusun visi misi bersama tim pakar dan melakukan sosialisasi untuk meyakinkan publik bahwa saya pantas dan layak dipilih,” ungkap Adnan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button