DPRD Makassar

Anton Paul Goni Legislator PDI Perjuangan Makassar, Turun Mensosialisasikan Perda Tentang Baca Tulis Al – Qur’an

Compaksulsel.com – Makassar : Anggota DPRD Kota Makassar, Anton Paul Goni turun mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2012 tentang Pendidikan Baca Tulis Al-Quran. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Traveller, Makassar, Sabtu 26 Juni 2021.

Sosialisasi perda tersebut menghadirkan dua narasumber, yaitu Raizul jaiz sebagai Akademisi dan Jusman Karim, S. Ag sebagai salah satu tokoh agama islam.

Anton P Goni ini menuturkan, tujuan dari sosialisasi Perda Baca Tulis Al-Quran untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan serta penghayatan baca tulis Al-Quran kepada masyarakat kota Makassar mengingat di era digital saat ini anak-anak jarang meluangkan waktunya untuk membaca Al-Quran.

“Ini penting, apa lagi sekarang sudah masuk di era digital. Anak-anak lebih tertarik dengan HP ketimbang membaca Al-quran,” kata APG akronim dari Anton Paul Goni.

berharap dengan adanya perda tersebut,pemerintah dapat memperhatikan insentif untuk guru mengaji dan imam masjid.

Raizul Jaiz  Perda Baca Tulis Alquran ini sejalan dengan program pemerintah kota makassar terkait penguatan keimanan keummatan melalui pembinaan. Pasalnya, metode itu akan berdampak sosial.

Sementara tujuan eksternal, Rais menjelaskan dikalangan kita umat Islam memaknai cinta tanah air adalah bagian dari iman “hubbul wathan minal iman”. Berangkat dari motto ini, sejarah membuktikan bahwa Indonesia sebagai negara mayoritas Islam mengalir jiwa patriotisme yang berkobar membela negeri dan pada gilirannya memberikan makna positif bagi tumbuhnya semangat kebangsaan.

“Kita mencoba menghadirkan pemahaman Islam yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan ke-IndonesiaanI,Islam yang ramah, bukan Islam yang suka marah-marah, Islam yang sejuk dan damai sesuai dengan tuntutan Al-Qur’an dan Sunnah, ungkap Irwan yang juga seorang akademisi.l”, Jelas Raiz.

Sementara itu, narasumber kedua, Irwan mengaku, dengan adanya Perda ini, pola pikir masyarakat dapat kembali berubah dengan mengutamakan pembacaan Al-Quran.

“Pola pikir anak bisa berubah dengan adanya perda ini,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button