Berita

LARANGAN PEMAKAIAN ALAT MOTOR LISTRIK TENAGA BATERAI YANG DIPASANG PADA SEPEDA MODIFIKASI DIJALAN RAYA

Compaksulsel.com – Makassar — Maraknya penggunaan sepeda motor listrik yang dibeli secara online maupun dari toko offline di Makassar sudah sangat meresahkan pengguna kendaraan dijalan raya. Bahkan ada yang sudah terlibat laka lantas dan tentu saja akan berpotensi semakin menjamur dan marak digunakan serta diperjualbelikan dikota makassar.

Meninjau dari aturan UU 22 tahun 2009 , Pasal 47 ayat 4 jelas *membedakan mana kendaraan bermotor dan kendaraan tidak bermotor yang digerakkan dengan tenaga manusia dan hewan*, lanjut dalam pasal 48 sd 56 , dimana jelas diatur kendaraan yang menggunakan motor terlebih dahulu harus memiliki persyaratan teknis dan baik jalan dengan serangkaian uji tipe yang dilakukan pemerintah dan apabila lulus akan diterbitkan surat lulus uji tipe yg kemudian baru bisa dilakukan registrasi kendaraan di Samsat.

Ancaman pidana ada pada pasal 277 karna merakit dan memodifikasi kendaraan yang menggunakan motor yang tidak memenuhi uji tipe dengan hukuman pidana penjara 1 tahun atau denda 24 juta rupiah.

Selain daripada itu penjual sepeda yang memakai motor listrik tenaga baterai dapat dikena pasal turut serta dalam KUHP pasal 55 atau 56 karna turut serta atau membantu saat melakukan penjualan sepeda yang menggunakan motor secara ilegal tersebut.

Kasat Lantas Polrestabes Makassar AKBP Zulanda , Sik Msi, saat ini masih tahap menghimbau kepada distributor, penjual dan pengguna sepeda listrik tenaga baterai tersebut untuk tidak lagi memperjualbelikan maupun menggunakan sepeda tersebut di jalan raya umum. Apabila dalam himbauan dan sosialisasi ini pada batas waktu 1 minggu sejak rilis ini diterbitkan dan kemudian tidak diindahkan maka akan dilakukan tindakan tegas terhadap pelanggar dan pelaku pidana tersebut.

Demikian himbauwan Kasat Lantas Polrestabes Makassar. AKBP. Zulanda, SIK, Msi.

 

Laporan : Andhis.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button