Rilis

SAdAP : Serangan Israel Terhadap Warga Palestina Lebih Kejam Dari Teroris.

"Kenapa justru label teroris selalu di identikkan dengan Islam sementara Israel pada kenyataannya justru melakukan tindakan yang melebihi dari teroris".

Compaksulsel.com – Jakarta : 

Syarifuddin Daeng Punna tokoh masyarakat Sulsel di jakarta juga ketua Dewan pembina Laskar merah putih Mada Sulsel dan Penasehat Forum satu Nusantara turut mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pihak militer Israel.

Hal ini diungkapkan pria yang akrab disapa SAdAP ini ketika dihubungi awak media terkait tanggapannya. Ini masalah serius, dan tentara Israel telah melakukan tindakan biadab dengan menembaki warga sipil yang sedang beribadah di Masjid Al-Aqsa.

Syarifuddin Dg.Punna Bersama Kelompok Jama’ah Islam Di Jakarta Bersama Ustad Abu Bakar Al Habsy.

“Olehnya itu, saya juga meminta pemerintah ikut menyuarakan hal ini agar PBB dapat menindak secara tegas dan memberi sanksi kepada Israel,” ujarnya.

“Inilah ujian bagi kita semua ummat manusia, dan saya yakin semua agama tidak menginginkan hal ini terjadi, hanya oknum-oknum saja yang sering mengait-ngaitkan masalah ini dengan agama,” urai SAdAP.

Sebagaimana diketahui bahwa Israel telah sejak lama menginvasi, membantai warga sipil di palestina dan tidak ada reaksi yang begitu keras dari PBB sebagai polisi dunia.

“Kenapa justru label teroris selalu di identikkan dengan Islam sementara Israel pada kenyataannya justru melakukan tindakan yang melebihi dari teroris,” terang SAdAP.

Islam itu cinta damai, dalam ajaran Islam segala hal yang merugikan orang lain tidak dibenarkan. Mari kita semua bersama sama menjaga Negara kita dari hal-hal yang dapat merusak persatuan bangsa Indonesia, apalagi di momen Idul Fitri ini, kita saling mengasihi antara sesama. Jadikan perbedaan itu sebagai suatu keindahan, anugerah yang Allah titipkan di muka bumi ini agar kita bisa saling menghormati, menyayangi dan mengasihi.

“Saya mengajak kita semua, baik muslim maupun non muslim yang ada di Indonesia agar mendoakan saudara-saudara yang ada di palestina, agar dijauhkan dari mara bahaya, dan Israel dapat segera di berikan sanksi oleh PBB karena ulahnya sendiri yang melanggar HAM apalagi kejadiannya di bulan Ramadhan,” tutup SAdAP.(**)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button